Jumat, 16 November 2012

kuatkan aku ya Allah...

Aku ingin menangis
Aku ingin berteriak
Dadaku sesak, sakit sekali.

Kenapa sesakit ini ya Allah
Aku gak mau lagi jatuh cinta ya Allah. Aku gak mau lagi sakit hati ya Allah.
Rasanya sakit banget. Mengharapkan seseorang yang gak pernah lagi mengharapkanaku. Menangis untuk orang yang gak pernah mau menangisi aku. Merasakan penyesalan sedangkan dia tidak. Cintaku sekarang bertepuk sebelah tangan, aku mencintai dan menyayangi seseorang sedangkan ia tidak mencintaiku.

Rasanya sakit sekali ya Allah, rasanya susah untuk tersenyum. Hanya ingin menangis sepuas-puasnya. Semakin banyak senyuman yang ku keluarkan, semakin pedih hati ini, semakin banyak air mata yang tumpah.

Setiap hari aku harus melakukan hal yang monoton, itu-itu saja. Tersenyum padahal aku tak mau tersenyum. Berkata ke semua orang seakan aku baik-baik saja. Sesampainya dirumah, setiap malam dating, aku menangis. Menangis terisak-isak, menahan suaraku agar tidak ada yang mendengar. Aku gak mau lagi jatuh cinta ya Allah, terlalu menyakitkan.  Aku ingin keluar dari rumah ini. Penat sekali.

Aku ingin pergi ke suatu tempat dimana tak ada yang menemukanku. Dimana tak seorangpun mengenalku. Dimana aku dapat bercerita ke orang yang tak ku kenal sesuka hatiku. Tempat dimana aku dapat menangis, aku dapat berteriak dan dapat jujur pada diriku sendiri.  

Banyak orang bilang ini, itu. Hey dude! Ga semudah yang elo bayangin meen!!! Lo ga bener-bener tau isi hati gue. Lo ga bener-bener tau masalah gue. Lo ga bener-bener ngalamin kayak gue. Gue butuh seseorang yang bener-bener bisa ngerti gue. Butuh seseorang yang bener-bener bisa bantu gue. Butuh seseorang yang bener-bener bisa bikin gue cerita semuanya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar